Category Archives: Otomotif

Karuing – Menyusuri Sungai ke Pedalaman

Perjalanan baru dimulai, Sahabat Petualang Daihatsu langsung mendapat tantangan dalam perjalanan Terios 7 Wonders di Kalimantan. Kemarau panjang membuat debit air Sungai Karuing menyusut tajam. Bahkan hulu sungai kecil Punggu Alas nyaris mengering yang notabene penghubung dari Karuing ke lokasi Punggu Alas. Opsi perjalanan darat sekitar 4 km menjadi pilihan para Sahabat Petualang Daihatsu yang bakal dilakoni.

Persiapan mental dan fisik wajib karena peserta menyusuri pinggir sungai hingga menjelajah lahan gambut hingga lokasi di Punggualas. Sahabat Daihatsu bakal melihat lebih dekat merasakan sensasi penghuni Taman Nasional Sebangau. Bermalam di Punggu Alas Desa Karuing yang notabene berada di taman nasional menjadi pengalaman tersendiri dalam petualangan kali ini. Sehingga nuansa para penghuni termasuk orang utan serta ­ ora dan fauna bisa dirasakan langsung para peserta.

Checklist Ketika Servis

Lelehan Oli Mesin

Mesin diesel Ford Everest termasuk tahan banting. Jika saja pemilik yang sebelumnya rutin melakukan perawatan dengan benar secara berkala maka kondisinya dipastikan akan baik-baik. Kendati begitu, tetap lihat fsik mesinnya. Salah satu indikasi mesin sehat adalah kering tanpa lelehan oli mesin. Tapi saja mobil yang Anda taksir terdapat lelehan oli, jangan ada kekhawatiran lebih dulu karena biasanya itu bisa terjadi akibat dari ada kebocoran pada gasket. Bocor pada gasket ini cukup mudah untuk ditangani dengan biaya perbaikan yang terjangkau.

Injektor

Sempatkan tes jalan lalu lajukan pada kecepatan sedang. Injak pedal gas dalam dan rasakan mesinnya. Jika sampai terdapat gejala mesin yang tersendat (brebet) ada kemungkinan besar pada injektornya terdapat masalah. Kalau injektornya bermasalah, kalibrasi adalah solusi murah. Namun apabila hingga terjadi kerusakan dan perlu diganti, maka pembelian yang injektor baru bisa mencapai hingga Rp 3 juta/buah.

BUKU Servis

Buku ini sangat penting sekali karena menjadi catatan (track record) selama kepemilikan sebelumnya. Dari buku servis inilah akan terlihat bagaimana berjalannya perawatan mobilnya rajin atau tidak.

Mobil Sport Lamborghini untuk Balapan

Mobil Sport Lamborghini untuk Balapan – Ikut di dalam rangkaian Indonesia Sentul Series Of Motorsport (IS- SOM) 2015, Lamborghini Jakarta Pertamina Series (LJPS) digelar. Ini bukan balapan main-main, pasalnya yang dipakai bukan Lamborghini Gallardo dengan spesikasi jalan raya. “Untuk LJPS kita datangkan Lamborghini Gallardo LP570-4 Super Trofeo yang tentunya spesikasinya untuk balap,” ucap Johnson Yaptonaga, CEO Lamborghini Indonesia yang pakai nomor start 63. KHUSUS BALAP Kalau dilihat sekilas dari bentuknya, memang enggak beda dari tipe Gallardo yang dipakai untuk jalan raya. Namun minus head lamp, sein dan stop lamp, jadi pertanda bahwa Gallardo yang digas Johnson memang peruntukannya hanya untuk lintasan balap saja. Selain itu adanya pemasangan perangkat pendukung aerodinamika. Mengandalkan Gallardo lansiran 2012 silam, perangkat pendukung aerodinamisnya di-upgrade sampai 120%. Itu artinya, enggak hanya memaksimalkan perangkat yang sudah ada. Namun ada beberapa desain baru yang dipasang. Seperti splitter depan dengan desain terbaru. Sehingga dapat memperkecil masuknya angin ke bagian kolong.

Tujuannya, enggak limbung saat dipacu pada kecepatan tinggi. Sedangkan di bagian belakang, desain diuser dibuat lebih spesik. Tekanan yang bisa dihasilkan diuser tersebut, mampu membuat aliran udara dari bawah mengalir lebih lancar. Belum lagi sayap belakang berbahan karbon komposit yang memiliki 10 posisi penyetelan manual. Setingan ini tinggal disesuaikan karakter sirkuit saja, sehingga grip ban selalu maksimal. Bannya sendiri sama dengan balapan Super Trofeo Series, yakni Pirelli P Zero yang spesikasinya 275/645-18 di depan dan 305/660-18 belakang. Sedangkan pada sistem pengeremannya mempercayakan pada brand Brembo. Cakram depan pakai ukuran 375 x 55 mm, dengan kaliper 6 piston. Sementara pengereman belakang belakang menggunakan piringan 355x 32 mm, kalipernya pakai 4 piston. Suspensi independen di bagian depan (double wishbone dengan grid bushing) memungkinkan pembalap lebih konsisten saat mengemudi di sirkuit. Sedangkan di belakang mengandakan suspsensi racikan Ohlins TTX36 dan per dari merek yang sama

Value for Money honda HR-V , Nissan Juke, Ford EcoSport

HR-V 1.5 E CVT dijual seharga Rp 294 juta (on the road Jakarta). Dengan nilai tersebut, Anda mendapatkan model kendaraan yang paling segar diantara para rivalnya. Meski dari unsur kebaruan, Juke Revolt adalah yang terbaru, tapi ia hanya sekadar Facelift. Fitur-fitur unggulan HRV 1.5 E antara lain cruise control dan paddle-shift.

Fitur ini tidaklah murah dan tak bisa dengan mudah disematkan begitu saja dalam kendaraan tanpa mengubah banyak komponen. HR-V juga memiliki rem parkir elektrik yang mudah diaktifkan via tombol, sehingga membuat ruang kabin lebih sederhana dan modern. Juke Revolt berwarna interior merah dibanderol dengan harga Rp 299,9 juta (on the road Jakarta), ini menjadikannya sebagai kontestan dengan harga termahal.

Rivalitas Sesungguhnya

Rasanya kurang lengkap jika melihat peta persaingan di kelas Compact SUV tanpa menyebut nama Ford EcoSport. Mobil ini kerap diminta para pem baca setia Auto Bild untuk dihadapkan dengan kom petitor sekelasnya seperti Honda HR-V, Nissan Juke, Toyota Rush, Daihatsu Terios ataupun juga Re nault Duster. Meski begitu kami lebih condong untuk menggali potensi EcoSport diban dingkan dengan 2 rival terdekat yakni Honda HR V dan Nissan Juke Revolt.

Alasannya ketiga mobil ini sama-sama mengusung kapasitas mesin bensin yang setara dan kemam puan angkut hanya untuk 5 penumpang. Hal ini tentu berbeda dibanding Rush dan Terios yang punya tam bahan bangku baris ke tiga. Sementara Duster tidak kami libatkan karena hanya memiliki unit diesel dengan pilihan transmisi hanya manual.