Banyak Aplikasi Pra-Install

Blade G Lux adalah satu dari tiga seri yang dilepas ZTE sebagai penutup tahun 2014. Menargetkan kelas menengah, seri ini memang dilabel cukup terjangkau. Apa sih yang bisa diperoleh dengan harga segitu? Dimensi dan bobot Blade G Lux pastinya nyaman digenggam. Sampai saat artikel ini ditulis, ZTE baru punya warna hitam atau putih. Meski berbahan plastik dengan permukaan mengilap, tampang Blade G Lux tetap terasa modis berkat aksen garis maupun lis perak sepanjang tepi bodi yang menghiasi warna solid pada bodi. Kalau biasa memelototi layar 5 inch ke atas, mengintip jendela 4.5 inch akan terasa sempit. Meski begitu, resolusi FWVGA tetap mumpuni tampilkan warna cemerlang. Layar agak silau dilihat di siang bolong. Brightness dilengkapi opsi otomatis.

ZTE Blade G Lux

Dukung dua titik sentuh, layar cukup responsif untuk sekelasnya. Di bawah layar sentuh ada tiga “tombol” sentuh yang fungsinya bisa disetel ulang. Speaker diletakkan di belakang bodi, sebelah bawah Adanya slot microSD sangat membantu menambahi kapasitas storage internal yang hanya 4 GB. Tambahan lain tentunya datang dari storage virtual. ZTE tak memberikan UI khusus untuk Blade G Lux. Jendela Home hanya tiga; tampaknya tak bisa ditambah. Dan disemat sejumlah pintasan aplikasi. Pada Blade G Lux cukup banyak aplikasi pihak ketiga yang dibenamkan. Antara lain tampak Clean Master, Facebook, Navigate 6, Opera Mini, Twitter, dan WhatsApp. Sayangnya, malah tak terlihat aplikasi khas ZTE sendiri. Meski begitu, masih ada fi tur yang layak diingat. Antara lain Backup & Restore. Sesuai namanya, ini berfungsi untuk membuat backup, dan mengembalikannya. Tak ada manajemen daya. Sementara daya tahan baterai menurut kami standar, yaitu rataan 7 jam pada pemakaian normal. Jika banyak main game, termasuk game online, potret foto atau rekam video, dipastikan harus siapkan power bank.

Seri ini punya Bluetooth, dan WLAN Direct. Transfer data via kabel ke komputer pun mudah. Hanya slot SIM 1 yang dukung 3G; slot SIM 2 hanya dukung EDGE. Namun keduanya bisa dipakai untuk koneksi ke internet; secara bergantian. Selain seluler, akses internet juga bisa diperoleh dari WiFi. Akses internet bisa di-share dengan hotspot. Seperti smartphone lain yang suka menempatkan speaker di bagian belakang, suara Blade G Lux pun cenderung mendem. Lepas dari itu, suara yang dilepas kan speaker maupun earphone terdengar jernih dan cukup nyaring. ZTE masukkan audio enhancer untuk earphone. Begitu pun equalizer untuk speaker dan earphone. Equalizer sendiri bisa diakses dari pengaturan di Music. Oya, Music merupakan player default untuk musik. FM Radio seperti biasa aktif bila earphone tercolok. Fiturnya tergolong simpel. Namun sudah ada Record FM untuk merekam siaran radio. Tak ada player khusus untuk video. Artinya kita hanya masuk ke Gallery dan pakai player bawaan untuk membuka fi le video. Playernya bisa baca fi le HD 1080.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *